JM Services - шаблон joomla Создание сайтов
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Oleh : Bayu Murdiyanto S.S.

Fotografer : Theavita Chatarina M

 

Pemuda generasi bangsa adalah pemuda perintis negara. Kiranya begitulah harapan bangsa kepada generasi perintis yang majemuk ini. Seperti yang kiranya akan terjadi 30 tahun ke depan, Indonesia akan mencapai tahun emas. Sekitar 30 tahun ke depan Indonesia akan menghadapi bonus demografi di mana jumlah warga produktif meningkat tajam dan berbanding jauh dengan warga nonproduktif. Peristiwa tersebut tentunya perlu disikapi sedini mungkin dan perlu tindakan masif yang disegerakan. Jika kesempatan ini dipandang sebelah mata, tidak menutup kemungkinan kita akan kehilangan faedah dari bonus demografi. Jumlah warga produktif yang tidak terasah tentunya akan semakin memperburuk keadaan negara karena hanya menjadi beban bagi konstitusi. Sementara dengan mematangkan dan mempertegas arah persiapan bonus demografi akan terlahir para pemuda yang siap bersumpah untuk memajukan negara. Sumpah pemuda pada periode historis bukanlah berupa sumpah serapah saja melainkan kumpulan pemuda yang bersinergi untuk bersumpah mengorbankan dirinya untuk negara.

Jurnalis : Bayu Murdiyanto, S.S.

Fotografer : Linda Resti A, S.Si

 

 Foto Ehipassiko Tangsel.

Kunjungan Ke Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran

            Program kegiatan fieldtrip adalah program tawaran yang diberikan SMA Ehipassiko School BSD sebagai sarana pembelajaran dengan konsep belajar yang lebih menyenangkan bagi siswa. Begitulah kiranya sekelumit deskripsi manfaat salah satu program kegiatan di SMA Ehipassiko School BSD, yaitu Fieldtrip. Sejak berdirinya SMA Ehipassiko School BSD hingga saat ini, kami masih berambisi dalam menerapkan pendidikan karakter untuk siswa. Dengan belajar di SMA Ehipassiko School BSD, siswa diharapkan menjadi SDM yang bermanfaat dan tepat guna di masyarakat nantinya. SMA Ehipassiko School BSD memiliki beragam program belajar yang bersifat outing. Beberapa program kegiatan itu adalah fieldtrip, LDKS, dan Orientasi Kampus. Program-program kegiatan tersebut merupakan program rancangan pembelajaran yang memanfaatkan gabungan metode pembelajaran, yaitu problem base learning, experience base learning, dan discovery.

Jurnalis : Eko Budi Pranyoto
Fotografer : Samma Ditthi


Kulon Progo, di bawah kaki Gunung Kelir tepatnya kegiatan Live In V Ehipassiko School BSD kali ini dilaksanakan. Tak jauh beda dengan Live In sebelumnya. Tema yang diambil pada kesempatan ini adalah "Menanam Kasih Menebar Cinta Di Bukit Menoreh". Ada beberapa alasan mengapa tema tersebut dijadikan sebagai pokok utama. Alasan yang pertama karena akhir-akhir ini sering terjadi krisis cinta dan kasih sayang yang menyebabkan kekerasan di berbagai tempat. Tidak hanya itu tema ini diambil agar siswa-siswi yang ikut kegiatan ini mampu berinteraksi, saling mencintai dan mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat khususnya lingkungan Budhis yang tinggal di pedesaan dekat Bukit Menoreh, tambah Mr. Eko sebagai ketua Live In V. Bapak Harsono selaku ketua vihara Giri Loka (tempat basecamp Live In V) sangat menyambut baik ketika tema ini dilontarkan pertama kali oleh panitia Live In V. Bhante Attha Dhiro juga turut hadir membimbing peserta Live In V setelah tema ini di angkat.

Jurnalis : Jennifer Aster
Fotografer : Samma Ditthi

72 tahun sudah Negara Republik Indonesia merdeka, 72 tahun sudah Negara Republik Indonesia berdiri kokoh. Kemerdekaan yang diraih bangsa ini tidak semena-mena namun melalui perjuangan yang sangat panjang dengan pertumpahan darah dan pengorbanan jiwa raga para pahlawan dalam menggapai kemerdekaan. Untuk itu siswa/i Sekolah Ehipassiko School memaknai kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 dengan mengadakan upacara bendera.

Jurnalis : Bayu Murdiyanto, S.S
Fotografer : Bayu Murdiyanto, S.S


Kiranya judul di atas dianggap perlu untuk dikaji saat ini dan menjadi urgensi issue. Hal tersebut disebabkan karena dalam mempersiapkan remaja yang siap bersaing di masyarakat diperlukan wawasan yang tentu tidak sedikit. Ditambah lagi dengan semakin signifikannya tingkat persaingan untuk memperoleh pendidikan berkualitas, maka siswa SMA tentu perlu menyusun strategi yang layak dan menimbun banyak pengetahuan serta wawasan. Dalam menyambut kebijakan MEA tentunya Indonesia harus bergegas dalam mempersiapkan diri agar tidak tertinggal. Salah satu hal yang perlu mulai dibenahi sejak dini adalah mempersiapkan wawasan luas para siswa, siswa SMA khususnya, agar mereka mampu menciptakan ide kreatif demi terjalinnya perkembangan Indonesia yang memiliki jati diri adiluhung.