JM Services - шаблон joomla Создание сайтов
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Jurnalis : Bayu Murdiyanto, S.S.

Fotografer : Linda Resti A, S.Si

 

 Foto Ehipassiko Tangsel.

Kunjungan Ke Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran

            Program kegiatan fieldtrip adalah program tawaran yang diberikan SMA Ehipassiko School BSD sebagai sarana pembelajaran dengan konsep belajar yang lebih menyenangkan bagi siswa. Begitulah kiranya sekelumit deskripsi manfaat salah satu program kegiatan di SMA Ehipassiko School BSD, yaitu Fieldtrip. Sejak berdirinya SMA Ehipassiko School BSD hingga saat ini, kami masih berambisi dalam menerapkan pendidikan karakter untuk siswa. Dengan belajar di SMA Ehipassiko School BSD, siswa diharapkan menjadi SDM yang bermanfaat dan tepat guna di masyarakat nantinya. SMA Ehipassiko School BSD memiliki beragam program belajar yang bersifat outing. Beberapa program kegiatan itu adalah fieldtrip, LDKS, dan Orientasi Kampus. Program-program kegiatan tersebut merupakan program rancangan pembelajaran yang memanfaatkan gabungan metode pembelajaran, yaitu problem base learning, experience base learning, dan discovery.

Senin, 18 September 2017 lalu SMA Ehipassiko School BSD kembali melaksanakan program fieldtrip. Program ini adalah program fieldtrip yang ke-4. Sejak program fieldtrip ke-2, SMA Ehipassiko School BSD menggabungkan 3 program kegiatan serupa sekaligus, yaitu Fieldtrip, LDKS, dan Orientasi Kampus. Senin, 18 September 2017 lalu SMA Ehipassiko School BSD menawarkan fieldtrip dengan tema “Menghargai Kearifan Lokal dalam Rangka Mempersiapkan Masa Depan yang Terencana dan Teroganisasi”. Tema acara ini bertujuan agar dengan dilaksanakannya fieldtrip, siswa dapat melihat langsung, merasakan, dan berbaur dengan kearifan lokal dan mempersiapkan masa depan yang sistematis. Kunjungan fieldtrip tahun ini adalah Bandung, Jawa Barat. Pilihan Kota Bandung sebagai destinasi bukanlah tanpa alasan. Bandung memiliki banyak destinasi belajar yang beragam, mulai dari sejarah, geografi, MIPA, bahasa, dan budaya.

Kunjungan fieldtrip siswa SMA Ehipassiko School BSD tahun ini adalah Taman Hutan Raya (Tahura), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Observatorium Angkasa (Bosscha), Objek Fotografi Lodge Maribaya, Objek Literasi Pasar Buku Palasari, dan Objek Bisnis Cibaduyut. Sementara itu, tahun ini Program LDKS dan Orientasi Kampus bergabung dengan program fieldtrip dengan destinasi yang berbeda. Program LDKS dilaksanakan di Vihara Vipassana Graha, sedangkan Orientasi Kampus menyambangi Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjajaran.

Foto Ehipassiko Tangsel.

Penjelasan Mengenai teropong Bintang dan Cara Kerjanya Oleh Petugas dari Bosscha

Tampak jelas sekali bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan serius. Padatnya acara kunjungan tidak lagi menjadi halangan bagi mereka untuk menyimak langsung penjelasan di masing-masing objek wisata. “Tempat destinasi yang paling buat aku tertatik adalah Bosscha karena pemateri menjelaskan bagaimana proses peneropongan angkasa dengan sangat baik sehingga kita memperoleh informasi yang berharga untuk pembelajaran di mata pelajaran Fisika”, ujar Gerald, salah satu siswa kelas XI yang mengikuti program kegiatan fieldtrip. Selain itu, Taman Hutan Raya Bandung yang menyajikan Goa Jepang dan Goa Belanda juga menjadi destinasi yang sangat diminati siswa. Di sana, siswa dapat melihat langsung bekas penjajahan Jepang yang hingga saat ini masih berdiri angkuh dan menyajikan suasana mencekamnya masa penjajahan.

Foto Ehipassiko Tangsel.

Kunjungan Ke Situs Bersejarah "Goa Jepang" Taman Juanda

Berbeda dengan fieldtrip, saat Program Orientasi Kampus berlangsung siswa sangat terlihat berpartisipasi dengan menanyakan banyak pertanyaan terkait cara menempuh ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Di Universitas Padjajaran Bandung, siswa diberi kesempatan untuk melihat langsung aktivitas pembelajaran di Fakultas Kedokteran yang kebetulan saat itu sedang persiapan akreditasi kampus. Siswa juga diberikan kesempatan tour singkat untuk melihat berbagai macam fasilitas yang dimiliki Kampus Kedokteran UNPAD. Sementara itu, di Institut Teknologi Bandung siswa terpecah menjadi 2 kelompok, yaitu IPA dan IPS. Siswa dengan jurusan IPS diajak menyambangi Sekolah Bisnis dan Manajemen milik ITB, sedangkan siswa dengan jurusan IPA diajak melihat langsung kemegahan gedung Cibe milik Fakultas Teknik Sipil. Dengan adanya Program Orientasi Kampus, siswa diharapkan menjadi siap dalam merencanakan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Siswa yang siap dalam perencanaan pendidikannya sendiri menunjukan bahwa siswa tersebut adalah SDM yang memiliki perencanaan matang dan memiliki visi yang jelas.

Pada program LDKS, siswa diterima di Vihara Vipassana dan disambut langsung oleh Muda-mudi Vipassana Graha dengan materi organisasi Buddhist. Organisasi Buddhist merupakan sebuah wadah yang pasti akan ditemukan siswa saat mereka melanjutkan pendidikan jenjang yang lebih tinggi. Dalam organisasi ini siswa akan belajar banyak hal nonformal yang mungkin tidak diajarkan secara klasikal di sekolah. Tentunya pengalaman langsung bersentuhan dengan organisasi Buddhist akan menjadikan pengalaman yang dapat diterapkan pasca pendidikan menengah.

Sebuah proses pembelajaran yang baik adalah proses pembelajaran yang menginspirasi bagi siswa sehingga siswa memunculkan karakter yang adiluhung dan siap di dunia masyarakat nantinya. Dengan semua program belajar yang ditawarkan, SMA Ehipassiko School BSD mengajak masyarakat ikut mendidik generasi penerus bangsa agar memiliki karakter yang unggul di tengah masyarakat yang heterogen. Banyaknya masalah yang akan dihadapi putra/putri penerus bangsa ini tentu menjadi tantangan bersama untuk mempersiapkan mereka menjadi individu yang siap dan mau bersaing dengan baik.