INFO:

Jalan Letnan Sutopo Kav. B2 No.1-2 Sektor XIV.4 BSD City,
Tangerang Selatan

+62-21-5388-018
+62-8960-57-0000-9

Written by Administrator
Hits: 523

Jurnalis : Mr. Edi Purnama Bekti, S.T. (Pembimbing Tim SMA Ehipassiko School BSD)


Kamis, 25 Agustus 2016 SMA Ehipassiko School BSD mendapat pemberitahuan dari Panitia Business Economics Strategic Challenge 2016 Universitas Prasetya Mulya bahwa naskah berjudul "Demographic Bonus" yang ditulis Cindy, Stacia dan Adhi terpilih dari sekian ratus sekolah di Tangsel, DKI Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Denpasar.

Selanjutnya, bersama sekitar 30 sekolah lain yang terpilih (hampir semua sekolah unggulan) SMA Ehipassiko School BSD mengikuti Kompetisi Strategi Bisnis di Universitas Prasetya Mulya pada tanggal 26-27 Agustus 2016. Tahapan kompetisi ini dimulai dengan mempresentasikan Konsep Sharing Economics, membuat analisis bisnis dan diakhiri dengan debat tim terbaik mengenai plus-minus bisnis berbasis aplikasi yang sekarang sedang berkembang pesat.

Di tahap awal, Kami memang kesulitan menghadapi data-data ekonomi seperti GDP, GRDP, komposisi penduduk, tingkat konsumsi dll. Akhirnya kami memilih jalan yang simple tapi tepat sasaran. Kami berangkat dari asumsi bahwa jika GRDP di suatu wilayah tumbuh di atas 5% dan Rasio Konsumsi di atas 40% artinya penduduk memiliki penghasilan cukup dan mau mengeluarkan uangnya sehingga bisnis bisa dijalankan di wilayah tersebut. Selanjutnya, kami memilih media sosial Facebook,Twiter, Instagram dll untuk memotret gaya hidup masyarakat sebagai dasar menentukan jenis bisnis yang bisa dijalankan. Akhirnya kami pilih kota Medan dengan bisnis kecantikan untuk diusulkan sebagai rencana pengembangan bisnis berbasis aplikasi GO-GLAM.

Kami mendapat giliran presentasi terakhir. Dewan juri yang terdiri dari ahli ekonomi dan praktisi bisnis, memberi apresiasi pada usulan kami sebagai satu-satunya usulan rencana bisnis yang memanfaatkan media sosial dan data kualitatif (data non angka) untuk memotret kebutuhan masyarakat.. "It is something that I did not have from the previous presentations. You are different, good job.", kata juri.

Singkat kata, setelah melewati tahapan-tahapan menegangkan yang menguras tenaga dan pikiran namun banyak lucunya juga, kami terpilih dalam 6 besar dan berhasil masuk tahapan terakhir yaitu debat. Hah debat..! Ini pengalaman debat pertama kami dalam bahasa Inggris menghadapi Spring Field International School, Jakarta. Kami diberi waktu 20 menit untuk persiapan. Kami hanya sempat mempersiapkan kerangka berpikir debat.

Debat dilakukan di Gedung Liem Sioe Liong Universitas Prasetiya Mulya (Om Liem-pendiri Indofood, dikenang sebagai pebisnis Indonesia paling terkemuka di Asia bahkan dunia). Lawan debat kami akhirnya terpilih sebagai The Winner. Kami kalah. Mungkin pada grogi debat melawan dua cowok ganteng dan satu cewek cantik buanget...ha ha ha.

Acara diakhiri dengan Gala Dinner di Aula Gedung William Soeryadjaya Universitas Prasetiya Mulya bersama Prof. DR. Djisman Simanjuntak Rektor Universitas Prasetiya Mulya (Om William-pendiri Astra International, juga dikenang sebagai salah satu pebisnis terkemuka).

Ok, semoga di lain waktu kamilah The Winner-nya. Ehipassiko School mampu bersaing dengan banyak sekolah besar di event bergengsi. Ayo percaya diri.

Category: