KURIKULUM

SD Ekayana Ehipassiko School

Muatana Kurikulum

Kurikulum Sekolah Dasar Ehipassiko BSD disusun sebagai acuan bagi seluruh komponen satuan pendidikan yang ada di Sekolah Dasar Ehipassiko dalam melaksanakan program kurikulum baik akademis maupun non akademis.

Selain itu dengan adanya Kurikulum 2013 ini mempersiapkan insan Indonesia untuk memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang produktif, kreatif, inovatif dan efektif, mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat , berbangsa , bernegara dan peradaban dunia serta seluruh pemangku kepentingan sekolah dapat mengetahui program kurikulum yang akan diselenggarakan dalam satu tahun pelajaran yaitu tahun pelajaran 2022/2023. Dalam Kurikulum 2013 memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:

  1. Dari peserta didik diberitahu menuju peserta didik mencari tahu
  2. Dari guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka sumber
  3. Dari pendekatan tekstual menuju proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah
  4. Dari pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran berbasis kompetensi
  5. Dari pembelajaran parsial menuju pembelajaran terpadu
  6. Dari pembelajaran yang menekankan jawaban tunggal menuju pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi
  7. Dari pembelajaran verbalisme menuju keterampilan aplikatif
  8. Peningkatan dan keseimbangan antara keterampilan fisikal (hardskills) dan keterampilan mental (softskill)
  9. Pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat
  10. Pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan (ing ngarso sung tulodo), membangun kemauan (ing madyo mangun karso), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri handayani)
  11. Pembelajaran berlangsung di rumah, disekolah dan di masyarakat
  12. Pembelajaran menerangkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah peserta didik dan dimana saja adalah kelas
  13. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembelajaran
  14. Pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik

Kurikulum Plus

Selain mengaplikasikan K-13, SD EKAYANA EHIPASSIKO memiliki keunggulan yaitu memfasilitasi pendidikan karakter yang akan menjadi jawaban atas dinamika perubahan masa depan sekaligus memberi bekal keterampilan yang dibutuhkan pada abad 21. Karakter yang kuat membentuk individu menjadi pelaku perubahan bagi diri sendiri dan masyarakat sekitarnya. Pendidikan karakter merupakan kunci yang sangat penting di dalam membentuk kepribadian anak. Selain di rumah, pendidikan karakter juga perlu diterapkan di sekolah dan lingkungan sosial. Kompetensi ASTA yang menjadi keunggulan sekolah akan mengantar peserta didik siap menapak di 2035 sebagai generasi emas Indonesia.

Kompetensi ASTA terdiri dari :

  1. Kritis ( critical thinking )
  2. Kreatif ( creative )
  3. Komunikasi ( communication )
  4. Kolaborasi ( collaboration )
  5. Logika Komputasi ( computational thinking )
  6. Pemecahan Masalah ( problem solving )
  7. Kepemimpinan ( leadership )
  8. Nilai Ekayana ( Ekayana’s values )
Nilai Inti Ekayana
  1. Bakti
  2. Kemurahan Hati
  3. Moralitas
  4. Ketangguhan
  5. Kebijaksanaan

Di dalam proses pembelajaran peserta didik akan terfasilitasi dengan beberapa model pembelajaran dan menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach ) untuk menumbuhkan kemampuan abad 21 dan kompetensi ASTA yang akan dibangun.

Pendekatan scientific approach/metode ilmiah diyakini sebagai titian emas perkembangan & pengembangan sikap, pengetahuan, dan ketrampilan peserta didik. Metode ilmiah merujuk pada teknik- teknik investigasi atas suatu fenomena/gejala, memperoleh penetahuan baru, atau menngoreksi dan memadukan pengetahuan sebelumnya. Proses pembelajaran saintifik memuat aktivitas seperti :

  1. Mengamati
  2. Menanya
  3. Mengumpulkan informasi/mencoba
  4. Mengasosiasikan/mengolah informasi
  5. Mengomunikasikan
Beberapa model pembelajaran yang digunakan sebagai kendaraan untuk mewujudkan kompetensi ASTA adalah sebagai berikut :
  1. Model Discovery/Inquiry Learning
  2. Model Pembelajaran Problem-Based Learning
  3. Model Pembelajaran Project-Based Learning
  4. Model Pembelajaran Project Terpadu